Sejauh ini teknik perbaikan tanah yang terbanyak diaplikasikan di Indonesia adalah aplikasi vertikal drain untuk meningkatkan kuat geser undrained dan untuk mempercepat penurunan konsolidasi pada tanah lempung lunak. Terdapat banyak makalah-makalah akademis yang mengatakan bahwa efektifitas vertikal drain perlu diperhitungkan terhadap efek gangguan saat pemasangan (smear effect) dan efek hambatan alir (drain resistance). Makalah ini menganalisa dan membahas seberapa besar efek dua faktor tersebut dalam kasus nyata di dua proyek perbaikan tanah di Balikpapan dan Bontang, Kalimantan, Indonesia. Dari analisa data-data penurunan dan monitoring piezometer terlihat bahwa efek gangguan dan efek tahanan alir tersebut dapat dikatakan tidak berarti. Dengan kata lain dalam proyek dengan vertikal  drain yang dipasang sedalam 12 dan 27m ini kedua efek tersebut dapat diabaikan.

Download full paper: GOUW-2015-1125-EfekGangguan-HambatanAlir-PVD

 

Advertisements